"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kementerian Agama, lembaga zakat, perguruan tinggi, mahasiswa, dan berbagai pihak perlu berada dalam satu ekosistem agar dana zakat dapat dikelola secara tepat sasaran dan menghasilkan manfaat yang lebih panjang," tuturnya.

Program BeZakat terbuka luas untuk berbagai rumpun ilmu formal, tim redaksi lain:

Pengembangan BeZakat ini sejalan dengan program Asta Protas Kemenag dalam mewujudkan Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Layanan Keagamaan Berdampak.

"Ketika zakat digunakan untuk membantu seorang mahasiswa menyelesaikan pendidikannya, yang dibangun bukan hanya satu orang. Ada kapasitas, keluarga, dan masa depan yang ikut kita kuatkan," pungkas Waryono.