Untuk mengejar penyelesaian perkara, PN Denpasar turut memanfaatkan hari Jumat untuk menggelar persidangan tambahan.
Beban perkara korupsi di PN Denpasar juga terlihat dari tren dalam dua tahun terakhir. Data yang sebelumnya diberitakan menunjukkan perkara korupsi meningkat dari 30 perkara pada 2024 menjadi 36 perkara pada 2025. Jumlah tersebut naik sekitar 20 persen dalam setahun.
Data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Denpasar juga menunjukkan perkara korupsi masih terus masuk sepanjang 2026. Hingga pembaruan 1 September 2026, SIPP mencatat 10 perkara Tipikor dengan nomor register 5/Pid.Sus-TPK/2026/PN Dps hingga 14/Pid.Sus-TPK/2026/PN Dps.
Perkara-perkara tersebut mulai teregister pada Februari 2026. Dua perkara masuk pada 13 Februari, disusul satu perkara pada 18 Februari. Pada Maret terdapat dua perkara baru, kemudian empat perkara masuk pada April dan satu perkara lainnya pada Mei 2026.
Dengan demikian, hingga Mei 2026 setidaknya terdapat 10 perkara Tipikor yang tercatat dalam register perkara tahun berjalan di SIPP PN Denpasar.