Salah satu pemain yang patut menjadi perhatian adalah Santos, winger Brasil yang dikenal karena kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu. Satu catatan penting adalah keberadaan Juan Mata.

Meski usianya sudah 38 tahun, mantan pemain Chelsea, Manchester United dan timnas Spanyol itu tampil luar biasa pada musim 2025/26 dan dengan mencatat lima gol dan 12 assist di A-League.

Berbeda dengan FC Seoul dan Melbourne Victory, The Cong Viettel mungkin memiliki nilai pasar paling rendah di grup yakni Rp93,4 miliar. Klub yang bermarkas di My Dinh National Stadium ini punya koleksi enam gelar V.League 1.

The Cong Viettel menutup kompetisi musim 2025/26 sebagai runner-up dengan 54 poin. Mereka memastikan posisi tersebut setelah mengalahkan juara Cong An Ha Noi dengan skor 1-0 pada laga terakhir musim.

Dari komposisi skuad, sejumlah pemain yang menarik perhatian tim redaksi lain sayap asal Brazil, Hernandes (Rp8,6 miliar), gelandang Brasil Wesley Nata (Rp5,6 miliar), dan pemain lokal mereka Viet Hung Trieu (Rp5,2 miliar).

Yang menarik, Cong Viettel tidak sekadar mempertahankan skuad runner-up. Mereka melakukan perombakan cukup besar menjelang musim baru. Klub resmi memperkenalkan 11 pemain baru dan bahkan memasang target memenangkan V.League, menembus final Piala Nasional serta mencapai delapan besar ACL Two.

Mereka juga mendatangkan sejumlah pemain asing baru untuk memperkuat lini belakang dan depan. Salah satunya adalah Lucas Alves, bek Brasil berpostur 1,93 meter, serta beberapa pemain asing lain yang diperkenalkan klub sepanjang Agustus 2026.