Tantangan yang dihadapi masih besar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat backlog kelayakhunian atau (backlog 2) pada 2025 mencapai 25,33 persen, setara dengan 18,77 juta rumah tangga. Indikator ini mengacu pada rumah tangga yang menempati rumah milik sendiri, tetapi rumah tersebut belum memenuhi kriteria layak huni.

Besarnya angka tersebut menunjukkan perlunya upaya yang terarah untuk memperbaiki kualitas hunian. Karena itu, penentuan penerima bantuan yang tepat dan pengadaan bahan bangunan yang transparan menjadi dua aspek penting dalam pelaksanaan program Bedah Rumah.

Kriteria penerima dan Tender Rakyat