Sementara, terkait pembagian dividen yang dapat dilakukan oleh BEI setelah selesainya demutualisasi, Jeffrey mengungkapkan pihaknya belum dapat menentukan besaran yang akan dibagikan kepada pemegang saham.
Alasannya, ia menjelaskan bahwa BEI harus terlebih dahulu harus menyesuaikan anggaran dasar yang selama ini belum memungkinkan adanya pembagian dividen.
Adapun perubahan anggaran dasar tersebut akan dimintakan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 28 Oktober 2026.
"Draf anggaran dasarnya sudah ada, perubahan anggaran dasarnya akan kami mintakan persetujuan dalam RUPS tersebut," ujar Jeffrey.
Setelah proses demutualisasi, Jeffrey mengatakan BEI bersama pemegang saham juga akan mengkaji terkait rencana bisnis ke depan, termasuk kebutuhan investasi.