Ia menjelaskan bahwa UKM tersebut memiliki rentang aset Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Kemudian, untuk sektornya terdiri dari 30 persen di bidang makanan dan minuman (food and beverage/FnB), 20 persen dari industri fesyen, dan sisanya dari berbagai sektor lain

"Ketika berbicara di skala (aset) menengah, itu di Rp50 miliar sampai Rp250 miliar," pungkas Saidu.