"Jadi kalau bicara Wuzhen, sederhananya adalah kalau teman-teman ingat Kota Davos di Swiss. Nah, Wuzhen ini adalah Davos, tapi khusus untuk internet. Jadi tiap tahun di Wuzhen ini ada konferensi internet dunia yang dihadiri oleh ratusan negara di dunia yang dimulai sejak tahun 2014," kata Yoyo di lokasi.
Yoyo menjelaskan, pada awalnya Wuzhen adalah daerah miskin. Daerah ini kemudian dikembangkan hingga menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia.
"Nah yang menjadi unik hari ini yang berkaitan dengan Kementerian Transmigrasi adalah bagaimana daerah ini sudah lebih dari 100 tahun dan direvitalisasi mulai dari tahun 1999 atau tahun 2000, yang awalnya ini daerah miskin. Tetapi daerahnya itu direvitalisasi," kata dia.
Masyarakat lokal masih tinggal di bangunan setempat. Mereka juga mendapatkan nilai tambah ekonomi dengan datangnya turis.
"Gedung-gedung lama tetap dihidupkan seperti sebelumnya dengan revitalisasi sehingga turis-turis datang ke sini. Ketika saya tadi tanyakan kepada warga lokalnya, masyarakat di sini mendapatkan keuntungan secara ekonomi sehingga masyarakatnya juga maju," ucap dia.