Peserta langsung praktik memakai Python dan Google Colab lewat studi kasus Customer Churn Prediction.

Jadi kamu tidak hanya mendengar teori, tetapi ikut membangun model prediksi sendiri. Pendekatan ini membantu pemula memahami alurnya secara utuh: dari memahami data, menentukan target dan fitur, sampai membaca hasil model dengan bahasa bisnis yang mudah dipahami.

Kamu akan mengenal workflow predictive analytics, mulai dari data preparation, exploratory data analysis, hingga evaluasi model memakai Confusion Matrix, Accuracy, Precision, Recall, dan F1-Score. Hasilnya diterjemahkan menjadi business insight untuk menentukan strategi.