Satu warga binaan, berinisial AS mengaku sangat senang dan berterima kasih atas adanya program merajut di Lapas Kelas II A Kediri. Selain dapat menghilangkan rasa jenuh, AS juga mendapatkan keterampilan baru sebagai bekal saat nanti sudah pulang ke rumah.
Rekanan yang mendukung program lapas tersebut mengingatkan standar produksi sebagai salah satu hal yang harus diperhatikan dalam proses pembelajaran. Warga binaan yang mengikuti pelatihan perlu memahami bahwa sebuah produk tidak hanya dinilai dari bentuk akhirnya, tetapi juga dari proses pembuatannya.
Setiap hasil karya harus memenuhi standar produksi, mulai dari teknik dasar, presisi pola, kerapian, hingga kualitas akhir.
Dengan demikian, warga binaan yang telah menguasai keterampilan dan mampu memenuhi standar produksi memiliki peluang untuk terus dilibatkan dalam proses produksi.
Bagi warga binaan yang telah mahir dan memenuhi standar, mereka mendapatkan kesempatan untuk terus dilibatkan dalam proses produksi perusahaan yang menjadi penampung dari produk itu.
Kerja sama tersebut sekaligus mempertemukan kebutuhan pembinaan di dalam lapas dengan kebutuhan produksi di dunia usaha. Warga binaan memperoleh kesempatan belajar dan menghasilkan karya, sedangkan hasil pekerjaan mereka diarahkan mengikuti standar yang berlaku dalam kegiatan produksi.