NADIKABAR.COM — Bermain game sering dianggap sebagai kegiatan yang hanya membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang tua yang khawatir kebiasaan bermain game dapat mengganggu konsentrasi dan menurunkan kemampuan belajar anak. Namun, sejumlah penelitian justru menemukan bahwa bermain video game memiliki potensi untuk meningkatkan beberapa kemampuan kognitif manusia.

Lantas, benarkah bermain game bisa membuat seseorang lebih pintar dan memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik?

Penelitian menunjukkan adanya manfaat kognitif

Kemampuan kognitif merupakan kemampuan otak dalam menerima, mengolah, menyimpan, dan menggunakan informasi. Kemampuan ini mencakup berbagai aspek, seperti daya ingat, perhatian, pemecahan masalah, hingga pengambilan keputusan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Acta Psychologica pada Juli 2026 menganalisis 133 penelitian dengan melibatkan 14.245 partisipan. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas bermain video game memiliki hubungan positif, meskipun dalam skala kecil, dengan sejumlah kemampuan kognitif.

Kemampuan yang berkaitan dengan aktivitas bermain game tersebut meliputi daya ingat, kemampuan spasial atau memahami ruang, perhatian visual, kontrol kognitif, dan kecerdasan.

Temuan ini memperlihatkan bahwa bermain game tidak selalu memberikan dampak negatif terhadap kemampuan otak. Dalam kondisi tertentu, aktivitas tersebut justru berpotensi membantu melatih sejumlah keterampilan berpikir.

Jenis game memengaruhi kemampuan yang dilatih

Manfaat bermain game terhadap kemampuan berpikir juga tidak selalu sama. Setiap permainan memiliki mekanisme dan tantangan berbeda sehingga kemampuan yang dilatih pun bisa bervariasi.