NADIKABAR.COM — Polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang umum terjadi ketika tubuh memproduksi hormon androgen secara berlebihan, dan ini tidak hanya berkaitan dengan gangguan menstruasi, kesuburan, atau perubahan hormon. Kondisi ini juga memiliki kaitan dengan kesehatan metabolik, termasuk gangguan pengaturan gula darah.

Pedoman internasional PCOS menyebut perempuan dengan PCOS memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan toleransi glukosa, gangguan gula darah puasa, dan diabetes tipe 2. Peningkatan risiko tersebut dapat terjadi terlepas dari usia maupun indeks massa tubuh (BMI).

Lantas, apakah PCOS secara langsung menyebabkan prediabetes dan mengapa kondisi tersebut dapat meningkatkan risikonya?

Apa hubungan PCOS dengan prediabetes?

Prediabetes merupakan kondisi ketika kadar gula darah sudah lebih tinggi dari batas normal, tetapi belum memenuhi kriteria diabetes. Kondisi ini dapat menjadi tanda adanya gangguan dalam kemampuan tubuh mengatur gula darah.

Pada PCOS, salah satu faktor yang berperan adalah resistensi insulin. Kondisi tersebut membuat sel tubuh kurang responsif terhadap insulin sehingga pankreas perlu menghasilkan lebih banyak insulin untuk membantu menjaga kadar gula darah.

Gangguan metabolisme tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan toleransi glukosa dan kemudian berkembang menjadi diabetes tipe 2 pada sebagian perempuan dengan PCOS. Pedoman internasional 2023 secara khusus menempatkan PCOS sebagai kondisi dengan peningkatan risiko gangguan glukosa dan diabetes.

Mengapa PCOS bisa meningkatkan risiko prediabetes?

1. Berkaitan dengan resistensi insulin