Garis bawah, kemiringan, dan bentuk huruf

Selain ukuran dan keterbacaan, elemen lain yang sering dianalisis dalam grafologi adalah garis bawah, kemiringan, tekanan, serta bentuk huruf.

Garis bawah yang tegas, misalnya, dalam beberapa pendekatan grafologi dapat dikaitkan dengan ambisi atau keyakinan terhadap diri sendiri.

Kemiringan tulisan juga kerap diberi makna tertentu, sementara tekanan pena kadang dianggap berhubungan dengan energi atau intensitas emosi.

Menarik untuk dibaca, tetapi interpretasi tersebut sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari sejarah dan praktik grafologi, bukan sebagai alat diagnosis psikologis.

Penelitian yang menguji hubungan antara elemen tulisan tangan dan ukuran kepribadian juga menunjukkan hasil yang terbatas. Studi pada 49 mahasiswa yang diterbitkan dalam Personality and Individual Differences menemukan bahwa hubungan yang diprediksi antara sejumlah elemen tulisan dan ukuran kepribadian sebagian besar muncul pada tingkat yang mendekati kebetulan. Peneliti menyimpulkan bahwa nilai tulisan tangan sebagai alat prediksi masih terbatas.

Jadi, tanda tangan sebenarnya mencerminkan apa?

Kalau bukan "peta kepribadian", tanda tangan tetap bisa memberi tahu sesuatu tentang seseorang.

Setidaknya, tanda tangan menunjukkan kebiasaan motorik yang sudah terbentuk.

Seseorang yang sejak sekolah terbiasa menulis dengan cepat kemungkinan memiliki gerakan tangan yang berbeda dengan orang yang terbiasa menulis secara perlahan dan hati-hati.

Tanda tangan juga bisa berubah seiring waktu.

Ada orang yang awalnya menulis nama lengkap, lalu secara bertahap menyederhanakannya. Ada pula yang menambahkan garis atau bentuk tertentu karena merasa tanda tangan tersebut lebih praktis atau lebih mudah dikenali.

Jadi, perubahan tanda tangan tidak harus berarti kepribadian seseorang ikut berubah. Bisa saja hanya karena kebiasaan.