Meski demikian, Amit menegaskan AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran insinyur dalam merancang bangunan dan infrastruktur.

Menurut dia, AI dapat membantu menyediakan informasi dan menganalisis berbagai kemungkinan, tetapi keputusan desain tetap memerlukan penilaian manusia yang memahami profil struktur, kondisi tanah, serta karakteristik seismik lokasi pembangunan.

“AI dapat memberikan informasi, tetapi keputusan tetap berada pada manusia, yaitu insinyur. Manusia harus tetap berada dalam human-in-the-loop,” katanya.

Istilah human-in-the-loop merujuk pada keterlibatan manusia dalam proses penggunaan AI, terutama untuk mengevaluasi hasil analisis dan mengambil keputusan.

Dengan mengintegrasikan AI, simulasi struktur, dan teknologi digital twin, insinyur dapat mengevaluasi berbagai alternatif desain sebagai bagian dari upaya merencanakan infrastruktur yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko gempa bumi.