NADIKABAR.COM — Para mahasiswa yang berdemonstrasi terlibat bentrok dengan polisi di Buenos Aires, Argentina. Bentrokan pecah saat para mahasiswa dan dosen meluapkan kemarahan mereka atas penolakan pemerintah untuk mengesahkan undang-undang peningkatan pendanaan pendidikan.
Dilansir Al Jazeera, Jumat (16/10/2026), Presiden Argentina Javier Milei menyatakan penerapan undang-undang tersebut akan mengancam rencananya untuk menyeimbangkan anggaran negara. Demonstrasi itu terjadi setelah seorang hakim menjatuhkan denda kepada pemerintah karena gagal mendanai universitas.
Selain bentrokan, mahasiswa di Fakultas Ilmu Eksakta dan Alam, Universitas Buenos Aires, yang bergengsi di Argentina juga melakukan aksi menduduki kampus. Mereka memprotes pemangkasan anggaran oleh Presiden Milei.
Mereka menyatakan akan menduduki gedung tersebut selama satu hari. Banyak mahasiswa dan profesor di sana merasa khawatir dengan dampak kebijakan penghematan Milei terhadap universitas negeri, seraya memperingatkan masa depan pendidikan tinggi gratis kini terancam.
"Profesor-profesor terbaik kami pergi secara massal. Dengan gaji yang tidak mampu mencukupi kebutuhan dasar, mereka pindah ke universitas swasta," ujar Emiliano Gato, seorang mahasiswa fisika yang tergabung dalam kelompok tersebut.
"Saya bermimpi untuk melakukan penelitian dan mengajar di Universitas Buenos Aires yang merupakan universitas negeri bergengsi. Namun sekarang, dengan adanya rencana penghematan ini, saya tidak tahu apa yang akan terjadi," sambungnya.
Universitas-universitas negeri di Argentina telah menjadi medan pertempuran utama terkait rencana penghematan Milei. Para mahasiswa dan profesor memprotes kurangnya pendanaan serta penurunan nilai gaji, yang menurut mereka merupakan ancaman serius bagi pendidikan publik di negara tersebut.
Milei sendiri telah menerapkan salah satu rencana penghematan paling ketat dalam sejarah Argentina. Sejak menjabat pada tahun 2023, dia telah memberhentikan ribuan pegawai negeri, menutup sejumlah kementerian, mengurangi subsidi, serta memangkas berbagai program yang didanai pemerintah.