Ketentuan ini penting karena suhu lingkungan yang tinggi dapat mempercepat pertumbuhan bakteri.
2. Gunakan wadah tertutup dan bersih
Simpan makanan dalam wadah bersih yang memiliki penutup rapat. Cara ini membantu mengurangi risiko kontaminasi dari makanan lain, percikan, atau kotoran yang berada di dalam kulkas.
Sebaiknya gunakan wadah khusus untuk menyimpan makanan dan hindari mencampurkan makanan matang dengan bahan mentah tanpa pemisahan yang tepat.
Makanan dalam jumlah besar, seperti sup, rendang, atau masakan berkuah, membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi dingin.
Untuk mempercepat proses pendinginan, bagi makanan ke dalam beberapa wadah berukuran kecil dan tidak terlalu dalam. Setelah itu, masukkan ke kulkas tanpa menunggu seluruh makanan mencapai suhu ruang.
Cara tersebut membantu makanan mendingin lebih merata dan mengurangi waktu berada pada suhu yang memungkinkan bakteri berkembang.
4. Atur suhu kulkas maksimal 4 derajat celsius
Pastikan suhu bagian pendingin kulkas berada pada angka 4 derajat Celsius atau lebih rendah. Suhu tersebut membantu memperlambat pertumbuhan bakteri pada makanan yang mudah rusak.
Jika kulkas tidak memiliki indikator suhu yang akurat, gunakan termometer khusus peralatan pendingin untuk memeriksanya.
Jangan terlalu sering membuka pintu kulkas dalam waktu lama karena hal tersebut dapat memengaruhi kestabilan suhu di dalamnya.
Kebiasaan sederhana yang sering diabaikan adalah memberi label tanggal pada wadah makanan.
Tuliskan tanggal ketika makanan dimasak atau mulai disimpan. Dengan begitu, penghuni rumah dapat mengetahui berapa lama makanan berada di dalam kulkas dan menghindari kebiasaan menyimpan makanan tanpa batas waktu yang jelas.
Jika sudah mendekati batas tiga hingga empat hari, sebaiknya segera dikonsumsi atau dibekukan sebelum melewati masa penyimpanan yang dianjurkan.
6. Pisahkan makanan matang dan mentah
Makanan mentah, terutama daging, ayam, dan ikan, berpotensi membawa mikroorganisme yang dapat mencemari makanan lain.
Karena itu, simpan bahan mentah dalam wadah tertutup dan letakkan terpisah dari makanan matang. Jika memungkinkan, tempatkan bahan mentah di bagian bawah kulkas agar cairannya tidak menetes ke makanan lain.
Langkah ini membantu mencegah kontaminasi silang yang dapat meningkatkan risiko penyakit akibat makanan.