Dalam kemasan baru, tulisan Beras Kita Medium menjadi identitas utama dengan dominasi warna putih dan biru. Bagian bawah kemasan menampilkan ilustrasi hamparan sawah, sedangkan logo Bulog, Badan Pangan Nasional, dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan tetap tercantum di bagian atas.
Sementara tulisan SPHP dibuat lebih kecil dan berada di bawah nama Beras Kita. Dengan begitu, program SPHP tetap menjadi identitas produk, tetapi nama yang ditonjolkan kepada konsumen adalah Beras Kita.
Rizal juga menyinggung penyederhanaan merek beras premium seperti Befood dan Punakawan ke dalam merek terpadu 'Beras Kita Premium'. Meski begitu, menurutnya produk beras SPHP dan produk beras premium Bulog lainnya masih akan beredar sampai kemasan yang ada habis.
"Bukan hanya packaging-nya saja, namun isinya juga diperintahkan untuk ditingkatkan. Nah, ini kami sudah komitmen dengan seluruh jajaran untuk meningkatkan mutu dan pelayanan kepada masyarakat. Mungkin ini akan di-launching nanti tanggal 20 Oktober ya. 20 Oktober itu bersamaan dengan tahun masuk tahun ketiganya pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto," jelasnya.