Kepala eksekutif Tether, Paolo Ardoino, menyebutkan perusahaannya telah membekukan sekitar USD 1,547 miliar USDT. Sementara Bos Circle, Jeremy Allaire, mengungkapkan sebanyak USD 800 juta koinnya telah dibekukan.

Pasar kripto secara keseluruhan memang sedang kesulitan mendapatkan momentum tahun ini, setelah aksi jual tajam pada akhir 2025, yang mana itu menghapus lebih dari USD 1 triliun dari kapitalisasi gabungan atau sekitar 18 ribu token digital.

Lalu peretas telah berulang kali menargetkan bursa kripto dalam beberapa tahun terakhir, dan dalam sejumlah kasus berhasil membawa kabur ratusan juta dolar.

Menurut data dari Chainalysis, tahun lalu, peretas Korea Utara mencuri mata uang kripto senilai USD 1,5 miliar dalam serangan terhadap bursa Bybit. Secara total, peretas negara tersebut mencuri mata uang kripto senilai USD 2,02 miliar pada 2025, meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya.