Pengunjung diperbolehkan memberikan makanan kepada sejumlah hewan yang tersedia di area pameran. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman tersendiri, terutama bagi pengunjung yang ingin mengenal satwa secara lebih dekat.

Daya tarik Flona tidak hanya berada pada keberadaan tanaman dan hewan. Pameran ini juga menghadirkan unsur budaya dan kearifan lokal dari berbagai wilayah Indonesia melalui penataan stan dan instalasi yang menggambarkan karakter masing-masing daerah.

Flona 2026 turut menjadi ruang bagi pelaku usaha dan komunitas untuk memperkenalkan produk serta koleksi flora dan fauna. Pemerintah DKI Jakarta menyebut sekitar 280 tenant turut meramaikan kegiatan tahun ini, termasuk stan instansi dan pelaku usaha.