NADIKABAR.COM — Bupati Natuna Cen Sui Lan menyikapi kabar salah satu pemuda dari wilayahnya disebut menjadi tentara Rusia dan tewas saat perang terjadi. Pemerintah Kabupaten Natuna disebut tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga.

"Dari Pemerintah Kabupaten sudah menegaskan Kesbangpol untuk berkoordinasi dengan keluarga. Informasi yang kita dapatkan masih simpang siur. Tentunya kita mengharapkan, kalau memang sudah meninggal, apa solusinya supaya bisa segera dibawa kembali," kata Bupati Cen Sui di rumah dinas Pemkab Natuna, Bukit Arai, Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (30/9/2026).

Cen Sui Lan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kabar tersebut. Pemkab Natuna menyampaikan duka kepada keluarga atas informasi yang didapat.

"Tetapi kita tetap harus berkoordinasi dengan pusat, karena saya kan tidak mungkin bekerja sendiri. Keberangkatan almarhum juga tidak kita ketahui. Ada informasi beliau sudah pernah ke Filipina, kemudian ke Rusia. Apa pun itu, Pemerintah Kabupaten Natuna sangat berduka. Kami sangat berduka ada anak-anak kami yang harus sampai ke luar negeri sebagai tentara," ujar dia.

Ia menyebut koordinasi dengan Kemlu dibutuhkan demi mengusut hal ini. Ia menekankan tak boleh ada WNI yang menjadi tentara di negara mana pun.