"Dan tentunya kami berkomitmen bagaimana penyelesaian ini dapat diselesaikan dengan baik. Tentunya kita harus berhubungan dengan Kementerian Luar Negeri bagaimana penyelesaiannya. Dan perlu ditegaskan, apa pun itu, tidak boleh ada warga negara Indonesia menjadi tentara negara lain," ujar dia.

Bupati Natuna mengatakan pihaknya baru menerima informasi itu dua hari yang lalu. Pihaknya telah meminta Kesbangpol untuk mengunjungi keluarga pihak terkait.

"Orang baru dapat kabarnya cuma 2 hari yang lalu. Iya, itu pun karena kita juga mendengarnya, kemudian kemarin saya suruh Kesbangpol sudah komunikasi dengan keluarganya," ujar dia.

Cen Sui mengatakan hingga kini belum diketahui motif dari pemuda yang dikabarkan menjadi tentara Rusia dan tewas saat perang terjadi.