Saat ini, sebanyak 12 warga terlibat dalam berbagai tahapan produksi. Waktu kerja yang fleksibel memungkinkan mereka memperoleh tambahan penghasilan tanpa mengesampingkan tanggung jawab di rumah.

β€œUsaha comring ini membantu menambah penghasilan keluarga mereka. Waktu kerjanya juga cukup fleksibel sehingga tidak mengganggu tanggung jawab di rumah. Para pekerja terlibat mulai dari mengupas dan memarut singkong, mengolahnya menjadi comring, hingga mengemas produk untuk dijual,” ungkap Ari.

Menjaga ketersediaan bahan baku menjadi salah satu tantangan bagi Ari, terutama saat musim kemarau. Ketika pasokan dari petani di wilayah sekitar berkurang dan harga singkong meningkat, ia mencari bahan baku dari luar daerah agar kegiatan produksi tetap berjalan.

β€œAlhamdulillah, KUR BRI membantu memenuhi kebutuhan modal sehingga kami dapat meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran. Perkembangan usaha ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga kami dan warga sekitar,” tambahnya.