Berdasarkan hasil uji ilmiah dan investigasi mendalam, bencana ini disebabkan oleh rantai kegagalan mekanis, ilmiah, serta manajemen keselamatan.

Korek api menyala yang dibuang atau dijatuhkan oleh penumpang yang merokok saat menaiki eskalator. Korek api tersebut jatuh melalui celah antara pijakan dan papan samping yang tidak memiliki fire cleats lengkap.

Api menyulut papan skirting, balustrade, decking, serta pijakan kayu pada eskalator buatan tahun 1939 tersebut. Kebakaran pun akhirnya semakin membesar.