"Setiap negara di aliansi NATO menghadapi tantangan serupa di tengah meningkatnya ancaman dan semakin ketatnya keuangan," kata Streeting dalam tulisannya.
Untuk itu, ia mengajak negara-negara Uni Eropa untuk saling bekerja sama, termasuk dalam perluasan sektor industri di masing-masing negara. Menurutnya hal ini perlu dilakukan demi menjamin ketersediaan rantai pasok domestik demi persiapan perang melawan Rusia.
"Dengan bekerja bersama, kita dapat membangun kemampuan manufaktur di dalam negeri sehingga kita dapat mengirimkan barang lebih cepat dan pada akhirnya memperkuat NATO, yang merupakan kepentingan kita semua," terang Streeting.
Selain potensi perang, pernyataan Streeting ini disampaikan di tengah kampanye pemerintah Inggris untuk mempersiapkan warganya dalam menghadapi kemungkinan terganggunya layanan-layanan penting karena berbagai alasan.
Dalam hal ini, setiap warga Inggris diimbau untuk menyediakan persediaan air minum kemasan sebanyak 9 liter dan cadangan makanan untuk 3 hari, guna memastikan mereka dapat bertahan dalam situasi darurat-baik akibat cuaca ekstrem, serangan siber, maupun krisis kritis lainnya.