NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) membantah siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat yang diduga keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berjumlah 400 orang. Menurut Juru Bicara BGN Tysa Novenny, angka tersebut tidak berdasarkan fakta di lapangan.

Ia menyampaikan keprihatinan dan permohonan maaf atas kejadian ganguan kesehatan yang dialami siswa pada Selasa (27/10) lalu. Tim BGN Pusat bersama KPPG Bogor dan tim asistensi telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan investigasi dan memantau perkembangan kondisi para siswa.

"Tentu kami turut prihatin atas peristiwa yang terjadi. Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Saat ini tim kami dari BGN Pusat, KPPG setempat, serta tim asistensi sudah turun langsung ke lapangan untuk melakukan investigasi," ujar Tysa dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Terkait informasi yang beredar di publik mengenai lebih dari 400 siswa terdampak, Tysa menjelaskan angka tersebut tidak berdasarkan fakta di lapangan. Berdasarkan pendataan di lapangan, sebanyak 40 siswa sempat memerlukan observasi di Puskesmas Cangkurawok, RS Medika Dramaga, dan RS Karya Bhakti Pratiwi. Jumlah siswa yang masih menjalani observasi kemudian terus berkurang seiring perkembangan hasil pemantauan.