Sudaryono menegaskan, aktivasi 480 SPPG merupakan langkah awal untuk mengoperasikan dapur-dapur yang telah memenuhi kesiapan. BGN selanjutnya akan melanjutkan pembukaan SPPG di wilayah lain secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan yang ada.

Dia menambahkan, aktivasi SPPG tersebut sekaligus menandai berlanjutnya proses aktivasi dapur yang sebelumnya mengalami moratorium. "Kalau kemarin ada katakanlah ada moratorium, maka dengan dibukanya ini maka moratorium itu kemudian artinya sudah ditiadakan moratoriumnya," tegasnya.