Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Mas Dar itu berupaya memberikan fasilitas yang dibutuhkan para petani dan menghubungkan kegiatan mereka dengan Program MBG, sehingga produk-produk hasil kebun dapat langsung terserap secara optimal.

"Jadi bukan hanya anak sekolah yang dikasih makan, melainkan makanan yang diberikan kepada anak sekolah tadi bersumber dari desa setempat. Saya ingin bantuan yang diberikan punya sambungan dengan kegiatan ekonominya karena kalau petani sudah bisa menanam cabai, melon, semangka, dan komoditas lainnya, kita juga harus memikirkan pasarnya," paparnya.