Atas dasar inilah ia kemudian meminta para mitra penyedia, perbankan, dan pihak-pihak terkait untuk bersabar dan tidak terburu-buru mengajukan pembukaan unit layanan baru dalam waktu dekat.
"Jadi, kami mohon kepada barangkali ini kan ada yang siap mitra, ya. Kalau ada yang, 'Kok saya sudah jadi, Pak. Sudah 100%, Pak. Barangkali di 3T,' itu tetap itu kami sebentar deh," ujar Sudaryono.
"Kami bereskan dulu dari sisi tata kelolanya, keuangannya beres, urusan dengan Kemenkes beres, aturan di PANRB-nya beres, dengan BKKBN beres. Baru kita akan keluarkan peraturan-peraturan baru yang itu mengakomodir pembukaan atau aktivasi dapur-dapur di wilayah 3T dan wilayah-wilayah lain yang memang masih banyak sekolah-sekolah anak-anak yang memang masih membutuhkan MBG," sambungnya.