"Daerah kepulauan tentu lebih membutuhkan MBG, jika dibandingkan dengan kota-kota besar. Karena itu, SPPG di kawasan 3T dan daerah stunting jadi prioritas kita," katanya menegaskan.

Sementara, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura berterima kasih kepada BGN atas penambahan 35 dapur SPPG di wilayah tersebut.

Ia menyebut keberadaan SPPG di kawasan 3T sangat dibutuhkan untuk menekan kasus anak stunting di Kepri, melalui pembagian makanan bergizi gratis.

Sampai saat ini, katanya, realisasi penerima manfaat MBG di Kepri telah mencapai 87 persen atau 594 ribu orang, yang tersebar di 230 SPPG di tujuh kabupaten/kota setempat.

"Kami siap bersinergi mendukung program MBG di Kepri, termasuk mengawal pengoperasian SPPG agar sesuai ketentuan BGN," demikian Wagub Kepri.