"Jadi kita mengawasi semua. Kita bersama-sama mengawasi supaya pelaksanaan MBG ini bisa betul-betul dikonsumsi dengan baik oleh penerima manfaat yang membutuhkan," katanya.

Trenggono menilai alur pengolahan yang dilakukan SPPG Bawang tidak sesuai dengan prosedur keamanan pangan karena telur telah dimasak sejak malam hari, kemudian proses berikutnya baru dilakukan pada pagi hari.

"Pola pengolahan seperti itu tidak tepat. Banyak alur mekanisme bahan ini yang tidak pas," katanya.