NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Juru Bicara BGN Tysa Novenny saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta pada Selasa memaparkan selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka segala perbaikan terus dilakukan, mulai dari pemberhentian kepala SPPG maupun petugas dapur MBG yang terbukti melakukan tindak kejahatan, kekerasan, korupsi, hingga menyebabkan insiden keamanan pangan.
"Perbaikan tata kelola MBG terus berjalan, yang kurang kami benahi di bawah kepemimpinan yang baru, mulai dari perbaikan kedisiplinan ASN, koordinator wilayah, hingga kepala SPPG. Saat ini bahkan jam kepala SPPG sudah kami atur sesuai dengan operasional dapur, yaitu pukul 02.00-08.00, dan 17.00-19.30," katanya.
Ia menambahkan BGN juga telah mewajibkan pelabelan ompreng yang memuat batas waktu konsumsi dan keterangan wajib makan di tempat, serta makanan tidak boleh dibawa pulang.