NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) berencana menjadikan data transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai acuan penilaian skor kredit (credit scoring) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Gubernur BI Destry Damayanti mengungkapkan jumlah pengguna QRIS saat ini sebesar 71 juta orang dengan total merchant sebanyak 49,4 juta, di mana 97 persen di antaranya merupakan UMKM.

Destry menilai pencapaian tersebut merupakan sebuah keberhasilan pihaknya dalam membuka akses keuangan bagi para pelaku usaha di lapisan masyarakat bawah.