Untuk itu, pembiayaan syariah perlu terhubung dengan kegiatan produktif, sementara keuangan sosial syariah perlu diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Solikin juga menekankan tiga pilar utama dalam memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu integrasi rantai nilai halal dari hulu ke hilir, perluasan pembiayaan syariah melalui inovasi dan integrasi keuangan komersial dan sosial syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi yang didukung transformasi digital.
Ia mengajak seluruh pihak menjadikan ISEF sebagai pijakan untuk memperluas kontribusi ekonomi dan keuangan syariah bagi perekonomian nasional.
Berbagai inisiatif dan kolaborasi yang terbangun melalui ISEF 2026 diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
βKeberhasilan kita ke depan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program yang dijalankan, tetapi oleh perubahan nyata yang kita hasilkan bagi dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat,β kata Solikin.