NADIKABAR.COM — Florida Selatan memiliki masalah ular raksasa yang menjadi hama. Kawasan ini merupakan habitat bagi populasi besar piton Burma liar, spesies invasif yang memangsa mamalia dan burung setempat.

Upaya untuk menyingkirkan piton-piton ini utamanya difokuskan pada menangkap sebanyak mungkin ular, alih-alih menargetkan individu tertentu. Namun hal itu mungkin akan segera berubah.

Studi baru peneliti Institute of Food & Agricultural Sciences, University of Florida, mengembangkan alat untuk membantu pemburu piton mengidentifikasi ular yang punya pengaruh terbesar terhadap pertumbuhan populasi. Dengan menyingkirkan individu yang tingkat perkembangbiakannya tinggi, efek jangka panjang jauh lebih berdampak.

"Penelitian kami sebelumnya menganggap semua piton Burma memberikan kontribusi yang sama terhadap populasi, tapi menyingkirkan betina terbesar yang pernah kami tangkap sangatlah berbeda dengan menyingkirkan ular kecil yang mungkin tidak akan bertahan hidup hingga tahun depan," kata ahli ekologi Alex Romer, penulis utama studi tersebut.