NADIKABAR.COM — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur mendorong pemanfaatan riset ekonomi sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya meningkat, tetapi juga mampu memperluas pemerataan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Timur Ibrahim menyatakan kebijakan pembangunan perlu bertumpu pada kajian ilmiah yang objektif dan terukur agar mampu menjawab persoalan riil perekonomian sekaligus mengoptimalkan potensi daerah.

"Pemahaman terhadap kondisi dan permasalahan ekonomi di lapangan merupakan modal penting dalam perumusan kebijakan namun tetap harus dilengkapi riset yang kuat," kata Ibrahim di Surabaya, Jumat.

Ibrahim menuturkan saat ini pemerintah sedang fokus dalam penguatan produktivitas, peningkatan daya saing dan pengembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru.