Ratusan karya ilmiah tersebut mencakup enam isu strategis yakni daya saing industri dan hilirisasi, ketahanan pangan dan stabilitas harga, perdagangan dan konektivitas regional, pariwisata, pengembangan UMKM dan inklusi keuangan, serta kesiapan tenaga kerja dan kesejahteraan sosial.
Nantinya, kata Ibrahim, EJAVEC memperkuat fungsi pemberian rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah sehingga hasil riset tidak berhenti sebagai publikasi akademis.
Hasil riset akademis tersebut akan diterapkan untuk memperkuat daya saing, memperluas kesempatan ekonomi dan mendukung pertumbuhan Jawa Timur yang inklusif serta berkelanjutan.