Ia mengatakan Indonesia telah memiliki beragam produk ekonomi halal seperti makanan halal dan modest fashion, sementara sektor pariwisata ramah Muslim juga mulai berkembang sehingga perlu diperkuat dengan ekosistem yang mampu menghubungkan seluruh potensi tersebut.

Untuk memperkuat ekosistem itu, BI juga mendorong pengembangan pembiayaan syariah melalui kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Syariah Nasional (DSN), akademisi, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam merumuskan produk keuangan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

β€œProduk keuangannya yang terbatas, ini pekerjaan rumah kita, sehingga produk-produk keuangan syariah harus terus kita dorong dan dikembangkan,” ujar dia.