Ia menilai perluasan produk dan akses pembiayaan penting agar pelaku usaha dalam rantai nilai halal tidak hanya mampu menghasilkan produk namun juga memiliki dukungan permodalan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing.
Selain pembiayaan, BI akan memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah agar masyarakat dan pelaku usaha yang telah memiliki pemahaman mengenai prinsip syariah dapat lebih mudah mengakses produk keuangan yang tersedia.
Destry menekankan seluruh upaya tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, industri, lembaga keuangan, dan masyarakat agar rantai nilai halal Indonesia semakin terintegrasi dan mampu menangkap peluang pasar global.