Destry menambahkan, ditahannya BI Rate sejalan dengan langkah bank sentral menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"Keputusan ini tetap konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat, guna mendukung pencapaian sasaran inflasi dua setengah plus minus satu persen pada tahun 2026 dan 2027 serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan