Selain penguatan dolar AS, Destry menyoroti peningkatan tekanan inflasi global yang turut memengaruhi arah kebijakan moneter negara-negara di dunia.
Lebih lanjut, BI juga akan memperkuat kebijakan makroprudensial dengan optimalisasi kredit, menjaga ketahanan sistem keuangan, dan meningkatkan keuangan yang inklusif.
Sementara dari sisi sistem pembayaran, BI akan memperluas pembayaran lintas negara atau cross-border payment dan mendorong inovasi aset keuangan digital.
BI juga memperkuat kapasitas talenta digital melalui Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI), termasuk pengembangan kompetensi di bidang kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).
"Kemudian juga penguatan talenta digital melalui program PIDI, yaitu Pusat Inovasi Digital Indonesia dimana kami di situ mencari talenta-talenta dan juga memberdayakan talenta-talenta muda yang mempunyai kemampuan dan kompetensi yang tinggi di bidang digital, termasuk AI dan kemudian kami berusaha melakukan matchmaking dengan pihak demand side," katanya.