Menurut Destry, pencetakan uang merupakan tugas rutin BI lantaran kebutuhan masyarakat terhadap uang kartal masih ada. Kebutuhan tersebut antara lain berasal dari masyarakat di daerah yang belum sepenuhnya terjangkau layanan digital maupun jaringan telekomunikasi.
"Harus selalu tiap tahun itu ada masanya. Jadi mencetak itu nggak langsung jebret di awal tahun atau di akhir tahun, tapi ada tahapan-tahapannya. Karena biar gimana kan kebutuhan uang kartal itu masih ada," ujarnya.
Jumlah uang kartal yang akan diterbitkan juga dibahas BI bersama pemerintah. Pembahasan biasanya dilakukan pada akhir tahun dengan mempertimbangkan sejumlah hal, termasuk target jumlah uang beredar hingga rencana penerbitan surat utang pemerintah.