NADIKABAR.COM — AI lama diprediksi mengambil alih banyak pekerjaan. Salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, kini mengatakan hal tersebut mulai jadi nyata. Pekerja kerah putih (pekerja kantoran) berpotensi merasakan dampak besar di pasar tenaga kerja dalam waktu dua tahun, dan baik pekerja kerah biru (pekerja lapangan/kasar) maupun kerah putih dalam waktu empat tahun.
Peringatan ini muncul seiring berkembangnya AI melampaui otomatisasi sederhana dan mulai merambah pekerjaan yang dulu butuh manusia berkeahlian tinggi.
Dalam wawancara dengan The Atlantic, Gates menyebut kekhawatirannya yang makin besar berasal dari seberapa cepat model AI berkembang, khususnya dalam pemrograman dan betapa sempitnya waktu untuk bersiap menghadapi perubahan ekonomi di masa depan.
"Saya sangat khawatir dengan dampak pasar tenaga kerja dalam dua tahun ke depan di lingkup kerah putih, dan dalam empat tahun ke depan di lingkup kerah biru maupun kerah putih," kata Gates kepada pembawa acara Hanna Rosin, dikutip NadiKabar dari Yahoo Finance.
Peningkatan pesat AI, khususnya dalam coding, rupanya mengubah perspektifnya. Saya sangat khawatir karena kita tak melibatkan banyak orang dalam diskusi mengenai cara meminimalkan dampak-dampak negatif ini," ujar Gates.