Tata menambahkan, nama Biru Baru berawal secara tidak sengaja seusai mereka tampil di sebuah acara sekolah tanpa nama band. Saat perjalanan pulang, tercetus nama New Blue yang kemudian diterjemahkan menjadi Biru Baru.
"Kami berteman dekat dan saya suka nyamper ke rumahnya Goldan. Rumahnya Goldan itu ada studio. Kami suka bikin cover berdua pakai gitar akustik. Terus dari situ chemistry kami semakin terbangun dari 2018," katanya.
Tak hanya nama, Jaksa Penuntut Umum juga membedah deretan karya Biru Baru seperti Kalah Lagi dan Senin di Stasiun, hingga menyoroti transisi musik mereka. Mengawali karier lewat warna ethnic art pop yang kaya balutan gamelan, kini Biru Baru mantap mengeksplorasi jalur alternative rock.
Eksplorasi tersebut berpuncak pada rilisan album self-titled BIRU BARU pada 2026 yang berisi 17 lagu. Album yang mengeksplorasi hubungan seseorang dengan dirinya sendiri ini berhasil mengantarkan Biru Baru masuk ke dalam nominasi AMI Awards 2026 untuk kategori Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik.