NADIKABAR.COM — Bisnis waralaba di Indonesia mencatatkan nilai lebih dari Rp 143 triliun. Industri ini tumbuh rata-rata 10-15% per tahun, terutama ditopang sektor makanan dan minuman, jasa, serta ritel.

Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) Levita G. Supit mengatakan, pertumbuhan bisnis waralaba tidak terlepas dari kemitraan tim redaksi pemilik merek dengan mitra usahanya. Menurutnya kepercayaan menjadi faktor penting dalam membangun kemitraan tersebut.

"Waralaba tumbuh karena kepercayaan, dan kepercayaan dibangun lewat pertemuan langsung. Di FLEI, calon mitra bisa berbicara dengan pemilik merek, bertanya, membandingkan, dan memastikan bisnis yang dipilih memiliki legalitas yang jelas. Hubungan yang dimulai dengan baik akan menjadi kemitraan yang sehat," ujar Levita dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (18/9/2026).