Sentimen tersebut juga terlihat dari Strategy yang sebelumnya membeli 950 BTC senilai sekitar US$ 75,7 juta pada 14-20 September, sehingga total kepemilikannya mencapai sekitar 846.000 BTC atau senilai US$ 63,8 miliar.
Sentimen pasar juga mendapat dukungan dari perkembangan regulasi di Amerika Serikat. Securities and Exchange Commission (SEC) menerbitkan kebijakan sementara yang membuka ruang lebih luas bagi perdagangan saham yang ditokenisasi melalui blockchain.
Kebijakan ini tidak berkaitan langsung dengan Bitcoin, tetapi memperkuat persepsi bahwa teknologi blockchain semakin mendapat ruang dalam sistem keuangan tradisional.
Dari sisi makro, membaiknya selera risiko di pasar global juga turut memberikan dorongan positif. Penurunan harga minyak berpotensi meredakan tekanan inflasi, yang pada gilirannya memperkuat sentimen positif terhadap aset berisiko, seperti Bitcoin.