Peran tersebut mencakup perlindungan sumber daya hayati, fasilitasi perdagangan melalui pemenuhan persyaratan dan standar mutu internasional, serta pendampingan bagi pelaku usaha dan UMKM untuk membuka akses pasar global.
"Warisan kejayaan maritim Maluku harus kita transformasikan sebagai kekuatan utama ekonomi di era modern melalui kolaborasi lintas sektor," kata dia.
Ia mengatakan penguatan komoditas unggulan daerah perlu berjalan seiring dengan pemenuhan standar keamanan dan mutu sehingga produk yang dihasilkan daerah dapat diterima di pasar internasional.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam mengembangkan potensi maritim Maluku menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.
"Barantin hadir bukan hanya menjaga sumber daya hayati, tetapi juga menjadi trade facilitator untuk mengawal komoditas daerah memenuhi persyaratan dan standar negara tujuan," ujarnya.