Kegiatan itu mempertemukan pemerintah, investor, pelaku industri, perusahaan pengolahan, produsen material baterai, lembaga keuangan, hingga pelaku perdagangan komoditas dari berbagai negara.

Lebih lanjut, pada sektor pengolahan nikel, pembahasan mencakup keekonomian High Pressure Acid Leach (HPAL), daya saing asam sulfat, serta pilihan teknologi pengolahan.

Sementara itu, pengembangan prekursor dan katoda menghadapi tantangan yang lebih kompleks, tidak hanya terkait ketersediaan bahan baku, tetapi juga teknologi, kualitas produk, kepastian pembeli dan keekonomian proyek.

Oleh karena itu, pembahasan material baterai dalam ICMMS 2026 turut menyoroti produk hilir yang memiliki pasar serta mampu bersaing dalam rantai pasok kendaraan listrik global.