Kakatua Putih secara alami berasal dari Kepulauan Maluku Utara, sedangkan Kakatua Eleonora berasal dari Kepulauan Tanimbar. Sementara itu, Kring-kring Bukit bergantung pada habitat berhutan untuk mencari makan, berlindung, dan berkembang biak.

Deny menjelaskan rehabilitasi dan observasi dilakukan untuk menilai kondisi kesehatan, perilaku, serta kesiapan satwa, sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Translokasi dari Jakarta ke Maluku tersebut memberikan kesempatan bagi satwa untuk mendapatkan penanganan lanjutan sesuai kebutuhan konservasi masing-masing jenis.