NADIKABAR.COM β€” Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah berhasil menyelamatkan dua individu orangutan, terdiri atas seekor induk dan anaknya yang masih berusia sekitar 10 bulan di Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat dini hari.

β€œInduk orangutan yang diperkirakan berusia 25 tahun kami beri nama Gadis, sedangkan anaknya yang berjenis kelamin jantan dan berusia sekitar 10 bulan diberi nama Garis,” kata Komandan BKSDA Pos Sampit Muriansyah di Sampit, Sabtu.

Ia menjelaskan, penyelamatan tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan kemunculan dua individu orangutan di wilayah Desa Kandan pada Kamis (22/10) sore. Informasi awal disampaikan oleh Awil, seorang Aktivis Lingkungan Sampit, sekitar pukul 16.49 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas BKSDA Pos Sampit menghubungi warga setempat bernama Karyadi untuk memastikan keberadaan satwa dilindungi itu sekaligus memperoleh informasi mengenai pergerakannya.

Berdasarkan keterangan warga, kedua orangutan tersebut merupakan satwa yang sebelumnya telah dicari petugas pada Senin (12/10). Saat itu, petugas BKSDA Pos Sampit telah mendatangi lokasi untuk melakukan observasi, tetapi keberadaan orangutan belum berhasil ditemukan.

Setelah menerima informasi terbaru, petugas meminta warga dan aktivis lingkungan terus memantau pergerakan kedua satwa tersebut. Informasi itu kemudian dilaporkan ke Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng.