Luka yang dialami Gadis selanjutnya mendapatkan penanganan dari dokter. Pemeriksaan dan perawatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi induk orangutan setelah berhasil dilepaskan dari jeratan.

Operasi penyelamatan melibatkan tim BKSDA Kalteng Seksi KSDA Wilayah II, OFI, serta sejumlah aktivis lingkungan di Sampit. Kegiatan tersebut juga mendapat bantuan anggota Polda Kalimantan Tengah dan Polres Kotawaringin Timur.

Proses penyelamatan itu disaksikan langsung oleh Brigjen Pol Tory Kristianto dari Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Polri.

Setelah seluruh rangkaian penyelamatan dan pemeriksaan awal selesai, tim bergerak kembali menuju Pangkalan Bun sekitar pukul 03.00 WIB pada Jumat dini hari.

Dalam kesempatan itu, Muriansyah juga menyampaikan terimakasih atas kepedulian warga yang segera melaporkan keberadaan satwa liar yang dilindungi kepada petugas dapat ditangani secara tepat dan tidak membahayakan satwa maupun warga.