Agus melanjutkan, KPK menyita sejumlah dokumen dan handphone. Ia mengelak saat ditanya materi pemeriksaan.
"Dari kehadiran mereka mengambil dokumen, saya sendiri kurang tahu dokumen yang dibawa apa. Tapi ada juga HP yang disita oleh petugas. Tentang materi, silakan ditanyakan kepada petugas KPK," dalihnya.
Ia juga menepis isu bahwa dirinya 'menghilang' saat KPK menggeledah ruangannya. Sebab, usai penggeledahan, Agus sempat tidak diketahui keberadaannya.
"Kemudian berkaitan dengan saya, saya setelah dihadiri atau dirawuhi KPK, melaksanakan tugas seperti biasa. Hari Kamis siang sampai malam juga rapat dengan Pak Bupati, Jumat juga iya. Kemudian hari ini juga melakukan tugas seperti biasa," terangnya.
Agus juga menanggapi pernyataan juru bicara KPK, Budi Prasetyo, bahwa dirinya mengetahui adanya praktik pemerasan tersebut.